Alasan Militer AS Melarang Memasang Aplikasi TikTok

Alasan Militer AS Melarang Memasang Aplikasi TikTok 1

Alasan Militer AS Melarang Memasang Aplikasi TikTokAngkatan Darat AS mengumumkan larangan perajurit menggunakan aplikasi video paling populer yaitu TikTok. Sebelumnya pada 16 Desember, agen sistem pertahanan merekomendasikan semua karyawan department pertahanan untuk tidak menggunakan aplikasi TikTok. TikTok adalah platform Mobile berbagi video populer yang berbasis di Tiongkok yang dimiliki oleh ByteDance yang berbasis di Beijing.

Larangan itu datang karena aplikasi dapat digunakan untuk tujuan pengawasan dan dianggap sebagai ancaman keamanan plus tidak mengizinkan aplikasi TikTok terinstall di ponsel pemerintah. Baru-baru ini pada bulan Oktober, senator AS Tom Cotton R-Arkansas, dan Chuck Schumer meminta kepada tim intelejen AS untuk menyelidiki kegiatan TikTok dan melaporkan apakah itu merupakan risiko keamanan nasional.

Pada akhir Desember, Angkatan Laut AS mengatur pedoman untuk melarang pengguna TikTok dan menyarankan tentara untuk berhenti menggunakan TikTok di telpon pemerintah. Menggunakan TikTok pada perajurit pribadi tidak dapat dibatasi tetapi para pemimpin Angkatan Darat merekomendasikan agar anggota layanan lebih berhati-hati jika mereka menerima pesan teks acak atau tidak dikenal, kata juru bicara Angkatan Darat kepada Military.com.

Pada 16 Desember, Department Cyber Awareness Message mengidentifikasi bahwa aplikasi TikTok memiliki potensi dan resiko keamanan yang terkait dengan penggunaannya. Pedoman baru ini memperingatkan semua karyawan Department pertahanan untuk waspada terhadap aplikasi yang telah diunduh, selalu memantau telpon anda dari pesan teks yang tidak biasa dan tidak diminta. Pastikan pesan teks yang tidak biasa segera di hapus dan pastinya menghapus instalasi TikTok untuk mencegah bocornya informasi pribadi yang sensitif.

Dalam hal ini, TikTok merilis Laporan Transparasi dan mengatakan : “ kami menanggapi permintaan dari badan pemerintah dengan sangat serius, dan dengan cermat meninjau setiap permintaan yang kami terima untuk menentukan apakah permintaan tersebut mematuhi proses hukum yang disyaratkan atau konten melanggar, hukum setempat.

Semoga bermanfaat.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *