Pengertian Pantun Dan Contohnya

Macam-macam pengertian pantun beserta contohnya  – Seperti yang sudah kita jelaskan sebelumnya. Pantun merupakan salah satu jenis puisi lama yang masih terkenal sampai saat ini. Pantun yang bermula dari kata petuntun ini pada dasarnya diharapkan dapat menjadi penuntun hidup orang yang mendengar maupun membacanya.

Peran pantun sebagai alat pemelihara bahasa, pantun berperan sebagai penjaga fungsi kata dan kemampuan menjaga alur pikir. Nah berikut ini kita akan menjelaskan pengertian macam-macam pantun beserta contohnya.

Macam-macam pengertian pantun beserta contohnya :

Pantun kasih sayang

Pantun ini merupakan jenis pantun yang berbicara tentang sebuah hubungan saling menyayangi dan mengasihi. Subtansinya berupa kata-kata kemesraan, ajakan untuk selalu mengasihi saat duka maupun suka. Pantun ini lebih ditunjukan kepada orang-orang yang dekat sama kita, apalagi sama pacar.

Dimana antara keinginan, sebuah harapan dan pastinya tantangan hidup yang mulai bergejolak dalam hal percintaan pastinya. Dalam masyarakat melayu gejolak tersebut diungkapkan melalui sebuah pantun. Berikut contoh pantun kasih sayang:

Anak kecil jadi pemayang,
Malam hari menonton wayang.
Ketahuilah wahai sayang,
Cinta ini penuh dengan kasih sayang.

Gunung jati anak rara santang,
Dikasihi juga disayang.
Walau banyak godaan datang,
Teguh diriku tak pernah goyang.

Pantun suasana hati

Pantun ini merupakan pantun yang menggambarkan suasana hati kita, seperti marah, gembira, cemas, menyesal, gundah gulana hingga sedih. Pantun suasana hati terdiri dari pantun suka cita dan duka cita.

Pantun suka cita

Pantun ini biasanya berhubungan dengan pertemuan setelah lama tidak jumpa. Dalam masyarakat melayu suka cita banyak sebab, bisa mendapatkan sesuatu yang berharga, saat kita melamar, lamaran kita diterima dan lain sebagainya. Berikut contoh pantun suka cita:

Manis rasanya air tebu,
Minum dibawah pohon teduh.
Dapat hadiah dari ibu,
Karena hafal juz tiga puluh.

Pantun duka cita
Pantun ini berhubungan dengan perasaan sedih, pantun ini menceritakan tentang penderitaan dan kesedihan yang dirasakan oleh seseorang. Seperti kita sedang berduka karena ditinggal teman atau saudara. Namun kita sebagai manusia hanya bisa berencana dan berharap bukan? dan Tuhan’lah yang menentukan semuanya. Berikut contoh pantun duka cita:

Tangan hitam penuh kepalan,
Datang berobat ke dokter ita.
Hidup harus tetap berjalan,
Walau penuh luka dan derita.

Pantun Nasihat

Pantun nasihat merupakan pantun yang berisi nasihat, dengan tujuan untuk mendidik, dan memberikan nasihat kepada orang lain. Biasanya sih pantun ini berisi penyampaian pesan moral yang erat dengan nilai-nilai luhur agama, budaya dan norma sosial masyarakat. Berikut contoh pantun nasihat:

Jikalau ingin buah dipetik,
Panjatlah dulu pohonnya.
Sebelum nanti maut mencekik,
Berbuat baiklah ke sesama.

Benda apakah yang berbau busuk,
Ternyata itu bangkai namanya.
Berteman dengan orang yang buruk,
Akan tertular keburukannya.

Pantun Jenaka

Pantun jenaka adalah pantun yang bertujuan untuk menghibur orang yang mendengar, terkadang dijadikan sebagai media untuk saling menyindir dalam suasana yang penuh keakraban, sehingga tidak menimbulkan rasa tersinggung. Tujuanya tak lain hanya memberikan hiburan kepada orang yang membacanya maupun mendengarnya agar suasana akan menjadi riang. Berikut contoh pantun jenaka:

Terlihat silau ke emasan,
Ternyata nenek unjuk gigi.
Ingin ke pantai untuk liburan,
Melihat hiu pakai bikini.

Burung terbang memakai topi,
Terbang ke awan seperti mimpi.
Tertawa hati karena geli,
Melihat kuda asik bernyanyi.

Pantun Kepahlawanan

Pantun kepahlawanan adalah pantun yang isinya berhubungan dengan semangat kepahlawanan, yang berisi dengan semangat perjuangan para pahlawan. Pantun yang intinya mengacu ke perjuangan para pahlawan . berikut contoh pantun kepahlawanan:

Apalah makna membawa parang,
Jikalau tidak bawa belati.
Apakah makna ke medan perang,
Jikalau tidak berani mati.

Perahu paying layarnya merah,
Berlayar menuju arah utara.
Keris dipegang bermandikan darah,
Adat pahlawan membela negara.

Pantun Peribahasa

Pantun peribahasa adalah jenis pantun yang berisi tentang ungkapan dan peribahasa yang pada umumnya memiliki susunan yang tetap. Berikut contoh pantun peribahasa:

berakit-rakit kita kehulu,
berenang kita ke tepian.
Bersakit-sakit kita dahulu,
Bersenang-senang kemudian.

Pohon pepaya didalam semak,
Pohon manggis sebesar lengan.
Kawan tertawa memang banyak,
Kawan menangis diharap jangan.

Pantun Kiasan

Pantun kiasan merupakan jenis pantun yang berisi mengenai kiasan yang pada umumnya untuk menyampaikan sesuatu hal secara tersirat. Berikut contoh pantun kiasan:

Berburu ke padang datar,
Mendapat rusa belang dikaki.
Berguru kepalang ajar,
Bagai bunga kembang tak jadi.

Burung gagak burung elang,
Mencari sarang tuk berhuni.
Rasa syukur yang tak terbilang,
Bak hujan di bulan juni.

Pantun Teka-Teki

Pantun teka-teki adalah jenis pantun yang berisi mengenai teka-teki, pada umumnya pendengar atau pembaca diberi kesempatan untuk bisa menebak jawaban teka-teki dalam isi pantun. Berikut contoh pantun teka-teki:

Melihat bintang di langit bumi,
Adapun bulan tertutup abu.
Apa binatang darahnya hitam,
Janggut delapan tulangnya satu. (Jawabanya: Cumi-cumi)

Burung nuri burung gereja,
Terbang santai ditengah taman.
Cobalah cari wahai saudara,
Semakin diisi semakin ringan. (Jawabanya: Balon)

Pantun Perpisahan

Pengertiam pantun perpisahan merupakan jenis pantun yang berisi tentang perpisahan dan perceraian, namun bukan spesifik berpisah karena kematian. Berikut contoh pantun perpisahan:

Kalo ada sumur diladang,
Boleh saya menumpang mandi.
Kalau ada umur panjang,
Boleh kita jumpa lagi.

Bunga lada tingginya sama,
Ambil stangkup bunga melati.
Kanda berjanji terlalu lama,
Manalah sanggup mawar menanti.

Pantun Cinta

Pengertian pantun cinta adalah jenis pantun yang isinya berhubungan dengan cinta, romantisme atau asmara antara dua insan manusia, yang pastinya laki-laki dan perempuan ya. Berikut contoh pantun cinta:

Bunga disiram tidak akan layu,
Selalu berbunga tanpa jemu.
Jangan takut untuk kehilanganku,
Aku tidak akan pergi dari sisimu.

Jalan-jalan ke kota paris,
Lihat gedung yang berbaris-baris.
Biarpun aku mati digunung keris,
Asal mendapat adinda yang manis.

Berikut merupakan jenis-jenis pantun lengkap, beserta pengertian dan contohnya. Nah semoga refrensi ini dapat bermanfaat bagi kita. Terima kasih sudah mengunjungi artikel kami.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *