Asa Ignatius Gausah lari, jalan aja. Karena hidup itu soal perjalanan bukan pelarian.

Kenapa Jakarta Sering Banjir?

2 min read

Kenapa Jakarta Sering Banjir? 1
Kenapa Jakarta Sering Banjir?
Kenapa Jakarta Sering Banjir, illustration by: Tau Banyak

Kenapa Jakarta Sering Banjir? Jakarta merupakan ibukota dari Indonesia, yang dimana adalah pusat pemerintahan sekaligus ekonomi di negeri ini.

Orang-orang dari berbagai wilayah di semua penjuru Indonesia merantau untuk mengadu nasib di kota metropolitan ini.

Namun, menjadi pusat ekonomi sendiri berdampak menimbulkan beberapa masalah pada kota Jakarta, contohnya tingkat kemiskinan dan kejahatan yang tinggi, macet, dan terakhir banjir.

Dari beberapa hal yang disebutkan tadi, kita akan membahas “Kenapa Jakarta sering banjir?”.

Sebelum masuk ke topik pembahasan tersebut, alangkah baik-nya kita melihat permasalahan seputar banjir dengan sudut pandang pribadi, dan bukan politik.

Sebenarnya, sangat banyak sekali faktor-faktor penyebab Ibukota negeri ini sering mengalami kebanjiran. Namun, kami telah memilih beberapa poin yang menurut kami penting, sebagai berikut:

Kenapa Jakarta Sering Banjir?

Latar Belakang Geografis Jakarta

Kenapa Jakarta Sering Banjir? 2
Illustration by: Tau Banyak


Jika kita melihat sejarah dari kota Jakarta, kota ini dulunya merupakan daerah yang memiliki banyak rawa-rawa dan sungai. Hal ini dapat dibuktikan dengan penamaan beberapa daerah di DKI Jakarta yang memiliki kata “Rawa”, seperti Rawa Belong, Rawa Buaya, Rawa Sari, Rawa Mangun, dan lainnya.

Jika kita sekarang melihat Jakarta adalah kota Metropolitan yang dipenuhi pohon-pohon beton yang tinggi, dahulu sebelum Jakarta menjadi pusat ekonomi nasional merupakan daerah semak-semak dan hutan belantara.

Dengan adanya pembangunan yang bisa dibilang “gila-gilaan” saat ini, banyak hutan yang ditebang, sungai-sungai kecil yang “di-akali” demi membangun perumahan.

Sangat wajar apabila terjadi hujan dengan debit air yang tinggi, Pohon yang seharusnya bisa menampung air justru makin berkurang sehinga berpotensi banjir.

Masyarakat yang Masih Kurang Peduli terhadap Lingkungan

Kenapa Jakarta Sering Banjir? 3
Image Source by: qureta.com

Ada baik-nya jika kita berkaca dahulu mengenai permasalahan seputar rendahnya kepedulian masyarakat akan lingkungan.

Seperti membuang sampah sembarangan, menebang pohon sembarangan, mengotori sungai dengan limbah, dan juga kurang aktif berpartisipasi dalam kegiatan gotong royong atau kerja bakti.

Mungkin kita seringkali berpikir “Ah! Kan ada tim Orange”, “Paling juga ntar ada yang bersihin”,”Males deh kotor-kotoran” dan masih banyak lainnya.

Tentu, sikap apatis kita terhadap lingkungan harus kita hilangkan segera, karena tentu dampak-dampaknya juga kita yang akan rasakan.

Baca juga:

7 Jajanan Jadul yang bikin kamu nostalgia

5 Kebohongan Generasi Milenial

Banyak Pembangunan Perumahan tanpa AMDAL yang Jelas

Source by: Instagram/goresan.dody

AMDAL atau kepanjangan dari Analisis Dampak Lingkungan, merupakan kajian mengenai dampak kedepan suatu proyek yang direncanakan terhadap lingkungan, dimana sebelum membangun suatu proyek pembangunan seharusnya memperkirakan dampak/pengaruh terhadap aspek-aspek seperti abiotik, biotik, dan kultural.

Namun nyatanya, sangat banyak perumahan yang berdiri saat ini tanpa memiliki kejelasan soal AMDAL, dimana mungkin saat pembangunan tersebut ada dampak buruk bagi lingkungan hidup.

Namun, banyaknya Pengembang/Developer “nakal” yang “mengakali-nya” demi kepentingan pribadi. Sangat disayangkan bukan?

Tingginya Tingkat Penggunaan Plastik

Kenapa Jakarta Sering Banjir? 4
Image Source by: freepik.com

Plastik tentunya merupakan bahan yang paling banyak kita gunakan sehari-hari, entah itu untuk berbelanja, membungkus makanan, dan masih banyak lainnya.

Sampah plastik tentunya merupakan persoalan dalam menjaga lingkungan. Apalagi dengan makin tingginya Penggunaan Plastik dari tahun-ketahun, serta tingkat daur ulangnya yang rendah.

Persoalan seputar Plastik sangat mengancam lingkungan. Selain itu, plastik merupakan bahan yang sulit terurai oleh alam. Artinya, dengan produksi yang cukup besar saat ini, serta sulitnya terurai oleh alam, Plastik akan menjadi salah satu penyebab banjir.

Apalagi, di Jakarta biasanya terjadi penyumbatan aliran air akibat dari sampah plastik yang menjadi penyebab banjir. Selain itu juga, air banjir akan menjadi sangat kotor dan banyak bakteri.

Tingkat Curah Hujan yang Tinggi

Kenapa Jakarta Sering Banjir? 5
Image Source by: Medcom.id

Alam memang tidak bisa di-prediksi, begitulah yang kita tahu. Selain beberapa poin di atas tadi, “faktor alam” sendirilah salah satu penyebab banjir di Jakarta.

Menurut Laporan BMKG sendiri baru-baru ini, dikatakan bahwa curah hujan di Jakarta saat ini sangat ekstrim. Sehingga, dengan kurangnya lahan untuk peresapan air membuat banjir sulit diatasi.

Belum lagi dengan jangka waktu yang cukup lama, membuat Jakarta semakin rawan banjir.

Pembangunan Infrastruktur Besar-Besaran

Kenapa Jakarta Sering Banjir? 6

Tidak ada yang salah dari pembangunan infrastruktur maupun sarana yang dilakukan pada saat ini, karena selain demi kemajuan ekonomi dan bisnis, kita juga merasakan banyak sekali dampak baiknya, toh.

Namun, dalam suatu kemajuan pembangunan Infrastruktur di Jakarta, kita meski mengorbankan beberapa lahan hijau yang mungkin saja berdampak pada lingkungan seperti banjir salah satunya.

Kesimpulannya, Banjir tidak akan mudah dihadapi apabila kita tidak turun tangan serta untuk meminimalisirnya.

Alangkah baiknya, masyarakat lebih peduli lagi soal permasalahan lingkungan. Jangan hanya meng-kritik tanpa solusi, ulurkan juga tanganmu sebab banjir adalah masalah yang harus kita hadapi bersama.

Selain itu, jangan lupa untuk berdoa pada Yang Maha Kuasa untuk masalah kita, karena Tuhan pula yang akan menolong kita.

Sekian pembahasan kami mengenai “Kenapa Jakarta sering Banjir?”, Semoga bermanfaat dan membukakan mata dan hati kita untuk bersama-sama menjaga lingkungan. Like dan Share jika kalian suka. Terima Kasih

Asa Ignatius Gausah lari, jalan aja. Karena hidup itu soal perjalanan bukan pelarian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *