Asa Ignatius Gausah lari, jalan aja. Karena hidup itu soal perjalanan bukan pelarian.

Apa Sih Perbedaan Jenis Baterai Li-Ion dan Li-Po?

2 min read

Perbedaan Jenis Baterai Li-Ion dan Li-Po
Perbedaan Baterai Li-Ion dan Li-Po
Mengenal Perbedaan Antara Baterai Jenis Li-Ion dengan Baterai Jenis Li-Po

Perbedaan Jenis Baterai Li-Ion dan Li-Po – Kalau kamu pernah membeli sebuah smartphone dan melihat spesifikasinya, kamu pasti melihat baterai yang digunakan pada perangkat tersebut. Biasanya, ada tulisan Li-Ion ataupun Li-Po. Namun, tau kah kamu apa perbedaan kedua jenis baterai tersebut?

Perbedaan Jenis Baterai Li-Ion dan Li-Po

Bagi perangkat seluler, Baterai adalah salah satu elemen penting yang ada di dalam perangkat. Tanpa baterai, tentu saja smartphone mu secanggih apapun tidak akan bisa digunakan secara praktis dan fleksibel.

Semakin maju perkembangan zaman, kapasitas baterai pada sebuah smartphone tentu saja semakin besar. Jika melihat ke beberapa tahun sebelumnya, kita masih dapat melihat baterai dengan kapasitas hanya di kisaran 2000 mAh hingga 3000 mAh yang ada di dalam sebuah smartphone. Namun sekarang, setiap gadget yang dirilis para pabrikan besar rata-rata menggunakan baterai yang memiliki kapasitas mencapai 4000 mAh bahkan 5000 mAh. Semakin besar kapasitas suatu baterai tentu saja mempengaruhi kemudahan penggunanya dalam kegiatan sehari-hari.

Apa itu Baterai Li-Ion?

Mengenal Apa itu Baterai Li-Ion
Baterai Li-Ion, Illustration by Tau Banyak

Baterai Ion litium atau biasanya disingkat dengan sebutan Baterai Li-Ion sendiri merupakan jenis kategori baterai isi ulang. Di dalam baterai ini, ion litium bergerak dari elektroda negatif menuju kepada elektroda positif saat di lepaskan, dan kembali saat melakukan pengisian ulang.

Pemilihan produsen untuk memakai baterai tipe Li-Ion karena sifat dari baterai tersebut yang bisa tahan lama. Baterai Li-Ion sendiri dapat diisi ulang sampai kira-kira 1000 kali lamanya. Hal ini merupakan alasan mengapa banyak pabrikan Android / smartphone yang memilih menggunakan tipe baterai ini di berbagai ponsel buatan mereka.

Apa itu Baterai Li-Po?

Mengenal Apa itu Baterai Li-Po
Mengenal Apa itu Baterai Li-Po

Baterai tipe Li-Po atau Lithium Ion Poly adalah pengembangan dari baterai tipe Li-Ion. Baterai ini berkarakteristik mirip dengan dengan tipe Li-Ion. Perbedaannya adalah elektrolit yang berada pada baterai ini adalah elekrolit polimer, bukan elektrolit cair.
Untuk beratnya, baterai tipe Li-Po juga memiliki berat yang lebih ringan dan bentuk dari baterainya bisa dibuat bebas atau sesuka hati.

Karakteristik lainnya dari baterai ini adalah keamanannya. Dibandingkan dengan tipe lainnya, baterai jenis Li-Po lebih aman dari ledakan. Namun, biaya yang meski dikeluarkan oleh produsen ponsel yang ingin menggunakan baterai tipe ini lebih mahal dibandingkan tipe Li-Ion.

Kelebihan serta kekurangan dari Baterai jenis Li-Ion dengan Baterai jenis Li-Po

Kelebihan dan Kekurangan dari Baterai Jenis Li-Ion

Baterai Li-Ion memiliki kelebihan lainnya yaitu mampu mencapai siklus pengisian baterai sampai 1000 siklus. Kesimpulannya, densitas energi dari baterai jenis ini dapat dikatakan cukup tinggi.

Namun sayangnya, baterai tipe ini merupakan jenis baterai yang mudah/rentan terbakar. Jika baterai yang dipakai memiliki kapasitas yang besar, maka ukuran baterainya juga harus besar. Maka dari itu, banyak smartphone dengan kapasitas besar (diatas 4000 mAh) yang sering kita jumpai memiliki ukuran yang besar/jumbo.

Kelebihan dan Kekurangan dari Baterai Jenis Li-Po

Jika tadi kita telah melihat dan mengetahui kelebihan serta kekurangan dari baterai jenis Li-Ion, maka mari kita simak apa saja sih kekurangan dan kelebihan dari baterai jenis Li-Po.

Biasanya, smartphone yang menggunakan baterai jenis Li-Po adalah smartphone yang berada di kelas menegah dan flagship. Alasan mengapa baterai jenis Li-Po digunakan banyak smartphone adalah dikarenakan biaya produksinya yang lebih mahal apabila dibandingkan dengan menggunakan baterai jenis Li-Ion, sehingga banyak vendor yang lebih memilih menggunakan baterai jenis Li-Ion.

Walaupun dari segi harga lebih mahal, namun baterai Li-Po lebih ringan dibandingkan dengan jenis Li-Ion. Perbedaan yang paling mencolok dari tipe baterai ini adalah susah untuk dilepas dan memerlukan teknisi untuk membukanya.

Kelebihan lainnya dari Li-Po adalah baterai ini lebih ramah lingkungan serta daya tahan yang lebih lama. Tetapi meski daya tahan dari jenis ini daya tahannya lebih lama, baterai Li-Po umumnya tidak dapat menampung daya sebesar baterai jenis Li-Ion.

Kesimpulan

Jika kamu bertanya mana yang lebih baik untuk smartphone, tentu jawabannya tergantung handphone itu sendiri. Baterai Li-Ion paling banyak digunakan oleh gadget-gadget kelas menengah ke bawah karena biaya produksinya lebih murah. Selain spesifikasinya juga lebih pas untuk smartphone/gadget dengan harga murah dan terjangkau.

Sedangkan, baterai jenis Li-Po lebih cocok untuk smartphone-smartphone flagship. Smartphone flagship biasanya memiliki bodi yang lebih tipis dibandingkan dengan smartphone kelas menegah ke bawah. Oleh karena itu, agar bisa mempertahankan bodi tipis dari smartphone, maka lebih baik menggunakan baterai jenis Li-Po.

Asa Ignatius Gausah lari, jalan aja. Karena hidup itu soal perjalanan bukan pelarian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *