Waspada Rom Abal-Abal Smartphone Xiaomi

Waspada Rom Abal-Abal Smartphone Xiaomi – Apa sih Rom itu? Rom adalah sistem operasi android yang digunakan oleh perangkat mobile atau di perangkat komputer yang kita sebut Windows dan Linux. Kali ini tau banyak akan membahas Rom Stable Resmi, Rom Beta Developer, dan Rom Stable Distributor.

Smartphone ini popularitasnya cukup tinggi di Indonesia. Tapi agak disayangkan tak sedikit smartphone xiaomi yang masuk ke Indonesia melalui jalur yang tidak resmi. kususnya seri atau tipe yang tidak masuk ke Indonesia, contohnya mi 8. Terus apa perbedaan dan efek buruk rom abal-abal atau palsu?.  Berikut penjelasannya :

Waspada Rom Abal-Abal Smartphone Xiaomi

1. Rom Stable (Resmi)

Rom ini dapat kita jumpai di Store Xiaomi nya langsung atau smartphone ini masuk dengan jalur resmi. Dan rom stable (resmi) ini kita dapat jumpai dalam dua kategori. Apa aja sih dua kategori itu? Berikut penjelasannya :

a. Rom Stable Global (Resmi)

Rom ini dipasarkan secara resmi ke seluruh dunia, dan terdapat bahasa dunia termasuk bahasa Indonesia. Perangkat yang sudah menggunakan rom resmi biasanya sudah terinstal sebuah aplikasi bawaan seperti Play Store.

Ciri-ciri Rom Stable Global (Resmi) :

  • Bisa melakukan update rom minimal sebulan sekali
  • Dapat notifikasi update rom
  • Hanya terdiri dari 4 digit angka atau hanya ada 3 titik pemisah pada angka-angkany, contoh : MIUI 10.0.2.0 | Stable

b. Rom Stable Cina

Rom ini termasuk juga rom resmi xiaomi, rom ini sebenarnya di khususkan untuk wilayah cina saja dan hanya terdapat bahasa Cina, dan inggris. Perangkat yang sudah menggunakan rom stable Cina ini, belum terinstal Play Store tetapi sudah terinsatal aplikasi Mi Store.

Ciri-ciri Rom Stable (Cina)

  • Bisa update rom
  • Dapat notifikasi update rom
  • Hanya terdapat dua bahasa yaitu bahasa Cina dan Inggris

2. Rom Beta (Developer)

Rom jenis ini biasanya dikhususkan untuk perangkat xiaomi untuk test aplikasi atau fitur terbaru dari xiaomi. Biasanya fitur ini masih banyak bug, karena fitur-fiturnya masih berada dalam tahap percobaan. Rom ini terdapat 2 kategori, yakni rom beta (Cina) dan rom beta global. Berikut penjelasannya :

Ciri-ciri Rom Beta (Cina)

  • Waktu update paling cepat
  • Kalo ada fitur terbaru dari xiaomi, maka mendapatkan notifikasi
  • Waktu update kurang lebihnya 2 minggu sekali
  • Pada versi MIUI menjadi Tulisan BETA
  • Tersedia GApps

Ciri-ciri Rom Beta (Global)

  • Fitur tambahan yang tidak tersedia di stable
  • Mendaptakan update secara rutin
  • Pastinya tersedia bahasa Indonesia
  • Tersedia Gapps

3. Rom Stable (Distributor)

Rom ini biasa kita sebut dengan rom abal-abal atau palsu, rom ini sebenarnya rom resmi stable (Cina), hemm tapi biasanya rom abal-abal ini sudah di modifikasi. Karena tadinya rom ini cuma ada dua bahasa saja yakni bahasa Cina sama bahasa Inggris dan pastinya belum terinstal aplikasi seperti Play Store.

Karena di modifikasi maka terdapat bahasa Indonesia dan sudah terinstal di perangkat sebuah aplikasi Play Store. Yang lebih parahnya sehabis di modifikasi, disisipkan sebuah malware. Apa sih malware itu? Malware merupakan perangkat lunak berbahaya, bisa merusak maupun mencuri data dari perangkat yang dimasuki.

Dan terkadang rom abal-abal ini biasanya sudah terinstal aplikasi bloatware, yang pastinya aplikasi ini kurang bermanfa’at bagi para pengguna dan sulit untuk dihapus, tapi ada beberapa cara kok untuk menghapusnya, tetapi gak 100%.

Pastinya tidak dapat update MIUI. Biasanya UBL sudah terbuka (unlocked) menyedihkan bukan dan harus flashing perangkat, kalo ingin diganti ke rom stable (resmi) atau di root.

Ciri-ciri Rom Stable (Palsu)

  • Tidak dapat update MIUI
  • Biasanya mengandung malware
  • Terinstal aplikasi yang tidak bermanfa’at dan susah dihapus
  • UBL sudah terbuka (unlocked)

Saran mimin sih mending beli perangkat smartphone yang resmi. Biasanya kalo tidak resmi dan kita tidak jeli dalam memilih, ya resikonya dapat rom abal-abal atau palsu. Sedih bukan. Mimin curhat dikit ya? Iya. Mimin soalnya pernah ngalamin beli smartphone mi 8.

Karena mi 8 tidak resmi di Indonesia dan mimin kurang jeli memilih, mimin pun terkena resikonya, mendapatkan rom abal-abal atau palsu. Dulu mimin beli di toko online, ma’af mimin gak sebutin nama toko online’nya.

Cari informasi dulu ok, kalo mau beli smartphone xiaomi, biar gak kaya mimin. Smoga artikel ini bermanfa’at. Terima kasih sudah mengunjungi artikel kami.

4 Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *